Kata orang Indonesia, bakso adalah salah satu jajanan yang “gak ada matinya”. Jadi kalau anda mau terjun ke usaha bakso, bisa jadi prospek ke depannya tetap cerah. Walaupun usaha bakso ini buanyaaaak sekali bertebaran di Indonesia. Bahkan sampai ujung kampung-pun ada. Ingin tahu buktinya? Anda bisa lihat usaha waralaba bakso Malang Cak Eko. Pemenang pertama Bisnis Indonesia Young Entrepreneur Award 2008 ini memang terbilang ganas. Gimana nggak ngeri, gerainya saja sampai 75 biji, tersebar di seluruh Indonesia.

Awalnya usaha waralaba bakso Malang Cak Eko ini buka hanya di pinggir jalan di Jatiwarna, Bekasi pada Maret pada 2005. Setelah usahanya berkembang, usaha franchise bakso Malang Cak Eko tersebut menyewa sebuah outlet di Tamini Square pada 2006. Nah, saking larisnya usaha mas Henky Eko Sriyantono ini (itu nama asli franchisor atau pemilik franchise Cak Eko gan), banyak konsumen yang tertarik untuk bekerjasama. Dan jadilah mas Eko mewaralabakan bakso Malang Cak Eko.

Keunggulan bakso Malang Cak Eko adalah rasa kuah dan varian isinya yang berbeda dengan kebanyakan bakso Malang lain. Lezat dan mak yuss. Katanya, butuh tiga bulan untuk menemukan formula yang pas. Usaha waralaba bakso Malang Cak Eko ini terbilang sangat memperhatikan kebersihan, kehalalan, higienitas, dan kesehatan. Sudah bersertifikat halal MUI, BPOM Dinkes serta sertifikat uji laboratorium bebas formalin, borax, dan zat-zat lain yang membahayakan tubuh. Lengkap kan bro… Menu waralaba bakso Malang Cak Eko juga banyak. Anda tidak usah khawatir dengan kata “BAKSO”. Nggak cuma itu kok.

Ada bakso campur, siomay dan batagor, bakso urat atau halus, soto ayam dan daging, cwie mie Malang, nasi goreng jawa, mie ayam, mie goreng Jawa, mie ayam bakso, mie godok dan rawon. Pegel sampai saya nulisnya. Menu minumannya juga variatif. Ada aneka juice segar, es campur, sekoteng, es dawet dan sebagainya. Kalau anda bertanya apa keuntungannya jika bermitra dengan franchise bakso malang cak Eko ini? Akan saya jelaskan. Ada 5 keuntungan yang bisa anda dapat :

Kesempatan untuk memiliki usaha sendiri, tetapi tidak dengan sendiri.

Alat bantu guna mendukung keberhasilan usaha dalam hal sistem operasional, sistem pemasaran, pemilihan lokasi, pasokan bahan baku, dan sebagainya.

Investasi sepenuhnya milik anda, setelah operasional seluruhnya dalam kendali dan pengawasan anda.

Kemungkinan keberhasilan lebih besar dibandingkan anda membangun usaha dengan sistem baru anda sendiri. Survey menunjukkan 80% keberhasilan bisnis jika anda mengikuti bisnis yang sudah jadi dan tingkat kegagalan berkisar 20%. Prosentase tersebut berbanding terbalik jika anda membangun usaha secara sendirian (seperti hukum pareto ya?).

Semua usaha mengandung resiko, tetapi usaha waralaba bakso Malang Cak Eko berusaha meminimalisir tingkat resiko yang mungkin terjadi dengan cara membantu sepenuhnya keberhasilan mitra usaha menuju sukses.

Setelah berakhirnya masa perjanjian mitra usaha atau yang ditunjuk, akan diprioritaskan untuk memperpanjang perjanjian yang akan diatur kemudian, setelah dievaluasi.

Lalu berapa biayanya? Gud kuestion! Bakso Malang Cak Eko menyediakan 3 paket yang bisa anda pilih sesuai dengan keinginan dan kemampuan anda.

Paket Food Court Mall

Franchise Fee : 47 juta

Royalty Fee : 3,5% dari total omzet perbulan

Jangka Waktu : 5 tahun

Paket Mini Resto (40 – 80 meter persegi)

Franchise Fee : 77 juta

Royalty Fee : 3,5% dari total omzet perbulan

Jangka Waktu : 5 tahun

Paket Resto (> 80 meter persegi)

Franchise Fee : 99 juta

Royalty Fee : 3,5% dari total omzet perbulan

Jangka Waktu : 5 tahun

 

Bakso Malang Kota Cak Eko: Membangun Waralaba

Pada pertengahan tahun 2006, barulah ia mulai merintis bisnis bakso dengan mengusung nama Bakso Malang Kota “Cak Eko”. konsumen tak berhenti menjejali kedainya. Tapi Eko tak besar kepala, dan cepat merasa puas. Ia mencoba menciptakan inovasi baru supaya pelanggan tidak merasa bosan dengan bakso andalannya. Inovasi iniia terapkan hampir di semua aspek, seperti proses pembuatan produk produksi, dan sistem distribusi.

Strategi promosi pun dirancang ulang. Salah satu caranya adalal dengan mengembangkan situs Bakso Malang Kota “Cak Eko” (wvvv baksomalangcakeko.co.nr) dan aktif masuk ke berbagai kelompok milis. Agar lebih menarik perhatian konsumen, ia juga memuat logo yang unik. Cara lain yang ia lakukan dalam memperkenalkan produk terbilang konvensional tapi ampuh, yaitu menyebarkan flyerske banyak tempat (seperti perumahan dan perkantoran), memasang spanduk di tempat-tempat strategic, serta memasang iklan di sejumlah media (antara lain koran dan majalah). Ia tak hanya memerhatikan kualitas produk melainkan juga mempertimbangkan kebersihan, kehalalan, higienitas, dan kesehatan. Untuk meyakinkan orang bahwa produknya halal dan berkualitas, ia mendapatkan sertifikat halal dari  MUI, sertifikat BPOM Dinas Kesehatan, serta sertifikat uji laboratorium. Di situ terlihat bahwa produknya bebas dari formalin, borak dan zat lain yang membahayakan kesehatan.

Produk yang ditawarkan Eko terbilang unik. Ia tidak hanya menjual satu jenis jajanan melainkan juga jenis makanan khas Jaw Tengah dan Jawa Timur lain. Di antaranya soto ayam dan daging, cwe mie malang, nasi, dan mi goreng jawa.

Kesuksesan meraih penggemar dalam waktu sekejap membuahkan gagasan baru dalam benak Eko, yaitu menjual waralaba bisnis tersebut. Rupanya, kesempatan berbisnis dengan sistem waralaba ini langsung disambar oleh orang-orang yang berjiwa pengusaha. Mereka merasa mendapat keuntungan dengan mengambil waralaba Bakso

Malang Kota “Cak Eko”. Dengan modal yang tak terlalu besar, pembeli waralaba (franchise) sudah bisa memprediksi omzet yang akan dirm h Bahkan dalam menjalankan usaha ini mereka akan terus dipantau dan dibantu oleh pemilik waralaba(franchisor) agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Calon pembeli waralaba boleh memilih jenis usaha yang paling sesuai dengan kemampuan financial dan kemampuan menjalani usaha. Untuk lokasi biasanya Eko juga akan turun tangan memberi saran tentang pemilihan lokasi yang strategis.

Calon pembeli waralaba pun tak perlu khawatir memikirkan bahan baku. Karena dengan modal itu Eko akan menyediakan bahan baku termasuk daging sapi segar dan bumbu jadi, yang dipasok secara rutin. Selain itu, ia juga mengadakan pelatihan untuk para calon karyawan, misalnya bagi para koki dan para pramusaji. Dengan demikian rasa masakan dan layanan Bakso Kota Malang Cak Eko akan selalu sama, di manapun Anda berada.

Untuk membeli waralaba ini, tidak sulit. Calon pembeli hanya perlu menyediakan modal minimum sekitar Rp50 juta. Dari pengamatan Eko, para franchise sudah bisa mendapatkan modalnya kembali rata-rata dalam 8 bulan. Sebab, ia menghitung, omzet dari penjualan bakso malang ini bisa sekitar Rp3 juta per hari atau sekitar Rp80 juta sebulan.

Sumber Buku: Wirausaha Muda Mandiri

 

Cak Eko; Belajar Dari Kegagalan

Kalau saya tidak pernah berani tersasar, kalian tidak akan pernah menemukan jalan harta. – Christopher Columbus

Saat ditertawakan oleh orang-orang Spanyol karena tersasar, Christopher Columbus mengeluarkan wisdom “Kalau saya tidak pernah berani tersasar, kalian tidak akan pernah menemukan jalan baru.” Semua orang heran, mengapa ia tetap bisa tersenyum kala diolok-olok sebagai orang gagal dan bodoh. Padahal jelas ia telah melakukan kesalahan. Bayangkan puluhan kapal beserta awaknya telah diserahkan Ratu Isabel agar Columbus menyelesakan misi perjalanan lautnya: Menemukan India.

Alih-alih menemukan India, ia cuma mendarat di Amerika Selatan. Lebih fatal lagi, orang-orang di pulau itu ia paksakan namanya menjadi Indian. la merasa sudah menemukan India karena di sana ada rempah-rempah yang dicari kerajaan Spanyol seperti yang diucapkan pedagang-pedagang Arab yang biasa berclagang ke Eropa.

Namun meski diolok-olok, popularitas Christopher Columbus tidak pernah pudar. la tetap dikenal sebagai penjelajah hebat yang membuka cakrawala manusia dalam berpikir. la benar. Kalau kita tidak pernah mau kesasar, maka kita tidak akan pernah menemukan jalan-jalan baru di dunia ini.

Seperti itu pulalah yang dapat dipelajari dari Henky “Cak Eko” Sriyantono. la menyeberangi pulau sambil terantuk-antuk sepuluh kali sebelum akhirnya menemukan “pulau” yang is cari yaitu Bakso Malang Kota. Yang penting dalam hidup ini bukan sukses atau gagal tetapi kalau gagal atau berhasil, apa pembelajaran yang dapat ditarik dan hasil yang telah dicapai itu.

Belajar dari Cak Eko, saga ingin memberi Anda beberapa tip berikut ini:

Setiap waktu yang Anda habiskan untuk apa saja anggaplah semua biaya, tenaga, dan waktu yang Anda keluarkan itu sebagai investasi Anda. Dengan investasi itu berarti Anda telah berkorban. Periksalah semua investasi itu dan kalau hasilnya negatif (Anda kehilangan), satu hasil yang pasti Anda bisa dapatkan, adalah pembelajaran. Periksalah dan renungi pembelajaran itu.

Banyak orang yang gagal tidak mengambil hikmah apa-apa. Dia orang bodoh – Jauhilah dia. Namun kepada yang belajar dari kegagalan patut kita temani, sebab mereka akan kembali dalam membawa berkat bagi orang lain. – Rhenald Kasali

Sukses bukanlah merupakan kumpulan dari bukit-bukit tinggi yang Anda raih, melainkan kalau anda jatuh ke bawah, seberapa cepat Anda bangkit kembali (the speed of recovery).

Sukses berarti Anda menang bersama, yaitu bersama-sama dengan pelanggan Anda, partner Anda atau pasangan hidup Anda. Inilah hukumnya:

Kalau saya menang – dia kalah; Saya hanya menang sekali saja.

Kalau saya kalah – dia menang; Dia hanya menang sekali saja.

Kalau kita sama-sama menang; Kita akan memenangkan babak-babak selanjutnya, terus menerus.

Kalau kita sama-sama kalah; Selamat tinggal –Kita bubar saja.

Setiap kegagalan terjadi karena kita tidak mengenal sistem bisnisnya. Kenalilah dan bekerjalah dengan sistem dan aturannya.

Setiap kegagalan dapat terjadi kalau Anda terlalu menguras energi. Inilah ABC dari energi yang terkuras:

Aktivitas tanpa arah yang jelas

Beban tanpa tindakan nyata

Konfliktanpa kesudahan

Maka bekerjalah dengan arah yang jelas (sistem, rencana, navigasi), lakukanlah tindakan-tindakan rill, dan hiduplah dalam damai.

Sumber Buku: Wirausaha Muda Mandiri


Informasi


Akses Katalog Publik Daring - Gunakan fasilitas pencarian untuk mempercepat penemuan data katalog